Kuliah Umum IAIM Sinjai

Kuliah Umum Insitut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai oleh : H. Andi Harun, ST, SH, M.Si

 

IAIM Sinjai____Kuliah umum Tahun Akademik 2015/2016  yang di bawakan oleh H. Andi Harun yang berlangsung di Aula IAIM Sinjai pada tanggal 17 Maret 2016 mulai pukul 09.00-12. Kuliah umum diawali dengan sambutan Rektor IAIM Sinjai bapak Dr. Firdaus, M.Ag yang menyampaikan tentang  jumlah mahasiswa untuk tahun akademik 2015/2016 sebanyak 750 mahasiswa dan diajar oleh 40 dosen tetap serta peralihan status dari STAIM menjadi IAIM Sinjai yang saat ini terdiri dari 3 fakultas dan 6 jurusan

1. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) yang terdiri dari 3 jurusan:

-          Pendidikan Agama Islam (PAI)

-          Pendidikan Bahasa Arab (PBA)

-          Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

2. Fakultas Usluhuddin dan Komunikasi Islam terdiri 2 Jurusan :

-          Bimbingan dan Penyuluhan Islam

-          Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

3. Fakultas Ekonomi dan Bisnis islam dengan jurusan Ekonomi Syariah

Ratusan mahasiswa sangat  antusias mengikuti kuliah umum. Menurut  Andi Harun “Bentuk ucapan terima kasih seorang mahasiswa kepada orangtuanya bukan hanya kata-kata yang melalui mulut tetapi dengan jalan menjadi mahasiswa yang serius dan mempertaruhkan niat-niat mulia orang tua”. Lebih lanjut Andi Harun memberikan gambaran tipe-tipe manusia dalam menjalani hidup : pertama yaitu stoper ialah manusia yang ketika menjalani hidup dan menemukan masalah maka ia akan berhenti. Kedua, Pesimis yaitu manusia ketika menghadapi masalah selalu santai tapi tidak mampu menyelesaikan masalahnya. Ketiga, Optimis yaitu manusia ketika menghadapi masalah akan bertindak dengan cepat untuk menyelesaikan masalahnya.

Untuk mengembangkan potensi dan membangun peradaban bangsa ini diperlukan sikap optimisme dalam diri seorang mahasiswa. Bukan mahasiswa yang hanya kuliah-semestera-dapat ijazah-lalu jadi pengangguran tetapi mahasiswa yang produktif. Perkuliahan yang hanya berlangsung diruangan dengan sistem SKS belum mampu memberikan pengembangan mahasiswa secara maksimal olehnya itu kampus IAIM harus membuka wadah untuk menjadikan kampus sebagai pusat kajian agama, kampus sebagai pusat kajian sosial dan kemanusiaan, kampus sebagai pusat pendidikan kemandirian bangsa, serta kampus sebagai house of culture.

 

Kirim ke teman | Versi cetak

Berita "Berita Terkini" Lainnya